Arsip

Archive for the ‘Humor’ Category

Abu Nawas dan Orang-Orang Kanibal

30 Maret 2009 1 komentar

Abu Nawas dan Orang-Orang Kanibal

Category: Humor Sufi

Saat itu Abu Nawas baru saja pulang dari istana setelah dipanggil Baginda. Ia tidak langsung pulang ke rumah melainkan berjalan-jalan lebih dahulu ke perkampungan orang-orang badui. Ini memang sudah menjadi kebiasaan Abu Nawas yang suka mempelajari adat istiadat orang-orang badui.

Pada suatu perkampungan, Abu Nawas sempat melihat sebuah rumah besar yang dari luar terdengar suara hingar bingar seperti suara kerumunan puluhan orang. Abu tertarik, ingin melihat untuk apa orang-orang badui berkumpul di sana, ternyata di rumah besar itu adalah tempat orang badui menjual bubur haris yaitu bubur khas makanan para petani. Tapi Abu Nawas tidak segera masuk ke rumah besar itu, merasa lelah dan ingin beristirahat maka ia terus berjalan ke arah pinggiran desa. Abu Nawas beristirahat di bawah sebatang pohon rindang. Ia merasa hawa di situ amat sejuk dan segar sehingga tidak berapa lama kemudian mengantuk dan tertidur di bawah pohon.

Abu Nawas tak tahu berapa lama ia tertidur, tahu-tahu ia merasa dilempar ke atas lantai tanah. Brak! iapun tergagap bangun.

“Kurang ajar! Siapa yang melemparku ?” tanyanya heran sembari menengok kanan kiri. Ternyata ia berada di sebuah ruangan pengap berjeruji besi. Seperti penjara.

“Hai keluarkan aku! Kenapa aku dipenjara di sini…!”
Tidak berapa lama kemudian muncul saorang badui bertubuh besar. Abu Nawas memperhatikan dengan seksama, ia ingat orang inilah yang menjual bubur haris di rumah besar di tengah desa.
“Jangan teriak-teriak, cepat makan ini !” kata orang sembari menyodorkan piring ke lubang ruangan. Abu Nawas tidak segera makan.
“Mengapa aku dipenjara?”
“Kau akan kami sembelih dan akan kami jadikan campuran bubur haris.”
“Hah? Jadi yang kau jual di tengah desa itu bubur manusia?”
“Tepat… itulah makanan favorit kesukaan kami.”
“Kami… ? Jadi kalian sekampung suka makan daging manusia?”
“Iya, termasuk dagingmu, sebab besok pagi kau akan kami sembelih!”
“Sejak kapan kalian makan daging manusia?”
“Oh …sejak lama… setidaknya sebulan sekali kami makan daging manusia.”
“Dari mana saja kalian dapatkan daging manusia?”
“Kami tidak mencari ke mana-mana, hanya setiap kali ada orang masuk atau lewat di desa kami pasti kami tangkap dan akhirnya kami sembelih untuk dijadikan bubur.”

Abu Nawas diam sejenak. Ia berpikir keras bagaimana caranya bisa meloloskankan diri dari bahaya maut ini. Ia merasa heran, kenapa Baginda tidak mengetahui bahwa di wilayah kekuasaannya ada, kanibalisme, ada manusia makan manusia.

“Barangkali para menteri hanya melaporkan hal yang baik-baik saja. Mereka tidak mau bekerja keras untuk memeriksa keadaan penduduk.” pikir Abu Nawas.
“Baginda harus mengetahui hal seperti ini secara langsung, kalau perlu…!” Setelah memberi makan berupa bubur badui itu meninggalkan Abu Nawas.

Abu Nawas tentu saja tak berani makan bubur itu jangan-jangan bubur manusia. Ia menahan lapar semalaman tak tidur, tubuhnya yang kurus makin nampak kurus. Esok harinya badui itu datang lagi.

“Bersiaplah sebentar lagi kau akan mati.” Abu Nawas berkata, “Tubuhku ini kurus, kalaupun kau sembelih kau tidak akan memperoleh daging yang banyak. Kalau kau setuju nanti sore akan kubawakan temanku yang bertubuh gemuk. Dagingnya bisa kalian makan selama lima hari.”
“Benarkah?”
“Aku tidak pernah bohong!” Orang badui itu diam sejenak, ia menatap tajam ke arah Abu Nawas. Entah kenapa akhirnya orang badui itu mempercayai dan melepaskan Abu Nawas.

Abu Nawas langsung pergi ke istana menghadap Baginda. Setelah berbasa-basi maka Baginda bertanya kepada Abu Nawas.
“Ada apa Abu Nawas? Kau datang tanpa kupanggi!?”
“Ampun Tuanku, hamba baru saja pulang dari suatu desa yang aneh.”
“Desa aneh, apa keanehannya?”
“Di desa tersebut ada orarig menjual bubur haris yang khas dan sangat lezat. Di samping itu hawa di desa itu benar-benar sejuk dan segar.”
“Aku ingin berkunjung ke desa itu, Pengawal! Siapkan pasukan!”
“Ampun Tuanku, jangan membawa � bawa pengawal. Tuanku harus menyamar jadi orang biasa.”
“Tapi ini demi keselamatanku sebagai seorang raja.”
“Ampun Tuanku, jika bawa-bawa tentara maka orang sedesa akan ketakukan dan Tuanku takkan dapat melihat orang menjual bubur khas itu.”
“Baiklah, kapan kita berangkat?”
“Sekarang juga Tuanku, supaya nanti sore kita sudah datang di perkampungan itu.”

Demikianlah, Baginda dengan menyamar sebagai orang biasa mengikuti Abu Nawas ke perkampungan orang-orang badui kanibal. Abu Nawas mengajak Baginda masuk ke rumah besar tempat orang-orang makan bubur. Di sana mereka membeli bubur. Baginda memakan bubur itu dengan lahapnya.
“Betul katamu, bubur ini memang lezat!” kata. Baginda setelah makan.
“Kenapa buburmu tidak kau makan Abu Nawas.”
“Hamba masih kenyang,” kata Abu Nawas sambil melirik dan berkedip ke arah penjual bubur. Setelah makan, Baginda diajak ke tempat pohon rindang yang hawanya sejuk.
“Betul juga katamu, di sini hawanya memang sejuk dan segar… ahhhhh… aku kok mengantuk sekali.” kata Baginda.
“Tunggu Tuanku, jangan tidur dulu… hamba pamit mau buang air kecil di semak belukar sana.”
“Baik, pergilah Abu Nawas!” Baru saja Abu Nawas melangkah pergi, Baginda sudah tertidur, tapi ia segera terbangun lagi ketika mendengar suara bentakan keras.

“Hai orang gendut! Cepat bangun ! Atau kau kami sembelih di tempat ini!” ternyata badui penjual bubur sudah berada di belakang Baginda dan menghunus pedang di arahkan ke leher Baginda.
“Apa-apaan ini!” protes Baginda. “Jangan banyak cakap! Cepat jalan!”

Baginda mengikuti perintah orang badui itu dan akhirnya dimasukkan ke dalam penjara.
“Mengapa aku di penjara?”
“Besok kau akan kami sembelih, dagingmu kami campur dengan tepung gandum dan jadilah bubur haris yang terkenal lezat. Hahahahaha…!”
“Astaga… jadi yang kumakan tadi…?”
“Betul… kau telah memakan bubur kami, bubur manusia.”
“Hoekkkkk…. !” Baginda mau muntah tapi tak bisa.
“Sekarang tidurlah, berdoalah, sebab besok kau akan mati.”
“Tunggu…”
“Mau apa lagi?”
“Berapa penghasilanmu sehari dari menjual bubur itu?”
“Lima puluh dirham!”
“Cuma segitu?”
“Iya!”
“Aku bisa memberimu lima ratus dirham hanya dengan menjual topi.”
“Ah, masak?”
“Sekarang berikan aku bahan kain untuk membuat topi. Besok pagi boleh kau coba menjual topi buatanku itu ke pasar. Hasilya boleh kau miliki semua!”
Badui itu ragu, ia berbalik melangkah pergi. Tak lama kemudian kembali lagi dengan bahan-bahan untuk membuat topi. Esok paginya Baginda menyerahkan sebuah topi yang bagus kepada si badui.Baginda berpesan,

“Juallah topi ini kepada menteri Farhan di istana Bagdad.”

Badui itu menuruti saran Baginda. Menteri Farhan terkejut saat melihat seorang badui datang menemuinya. “Mau apa kau?” tanya Farhan.

“Menjual topi ini…” Farhan melirik, topi itu memang bagus. Ia mencoba memeriksanya dan alangkah terkejutnya ketika melihat hiasan berupa huruf-huruf yang maknanya adalah surat dari Baginda yang ditujukan kepada dirinya.

“Berapa harga topi ini?”
“Lima ratus dirham tak boleh kurang!”
“Baik aku beli!”
Badui itu langsung pulang dengan wajah ceria. Sama sekali ia fak tahu jika Farhan telah mengutus seorang prajurit untuk mengikuti langkahnya. Siangnya prajurit itu datang lagi ke istana dengan melaporkan lokasi perkampungan si penjual bubur. Farhan cepat bertidak sesuai pesan di surat Baginda. Seribu orang tentara bersenjata lengkap dibawa ke perkampungan. Semua orang badui di kampung itu ditangkapi sementara Baginda berhasil diselamatkan.

“Untung kau bertindak cepat, terlambat sedikit saja aku sudah jadi bubur!” kata Baginda kepada Farhan.

“Semua ini gara-gara Abu Nawasl” kata Farhan. “Benar! Tapi juga salahmu! Kau tak pernah memeriksa perkampungan ini bahwa penghuninya adalah orang-orang kanibal!”
“Bagaimanapun Abu Nawas harus dihukum!”
“Ya, itu pasti!”
“Hukuman mati!” sahut Farhan.
“Hukuman mati? Ya, kita coba apakah dia bisa meloloskan diri?” sahut Baginda.

Iklan
Kategori:Humor Tag:

Tips Menghindari Kehilangan Sendal

Tips Menghindari Kehilangan Sendal

Category: Humor Umum

1. Hindari memakai sendal yang bermerk sangat terkenal seperti Nike, Adidas, Neckerman, dan Carvil. Pakailah sendal yang bermerk agak terkenal seperti Mike, Aqidas, Nyeckerman, dan Criwil.

2. Jika Anda harus ke suatu tempat yang mengharuskan menanggalkan sendal Anda, taruhlah sendal pada posisi yang agak berjauhan. Cara ini akan membuat calon maling sendal menjadi bingung karena ia hanya menemukan satu sendal pada satu tempat. Contoh, jika Anda salat di Masjid UI, taruhlah satu sendal di depan Masjid UI dan satunya lagi di samping Masjid…UNCEN!

3. Belilah sendal yang multi fungsi. Contoh, belilah sendal yang dapat berfungsi sebagai telepon seluler. Sehingga ketika Anda terpaksa harus melepaskan sendal, Anda masih bisa membawanya alih-alih untuk menerima telepon atau SMS. Tapi ingat! Nonaktifkanlah sendal Anda ketika ada acara penting atau ketika Khatib Shalat Jum’at sedang berkhutbah.

4. Gunakanlah sendal yang berbeda untuk kaki kanan dan kaki kiri Anda. Contoh, gunakanlah sendal berukuran 37 berwarna pink berbunga matahari dan berpita ungu pada kaki kiri, dan gunakanlah sendal berukuran 45 berwarna hitam bermotif paku perak dan beraksesoris tengkorak pada kaki kanan.

5. Jika semua cara telah dilakukan, cobalah untuk beralih menggunakan sepatu. Penelitian terakhir menyebutkan bahwa sebagus dan semahal apapun sepatu yang Anda pakai, Anda tak akan kehilangan sendal Anda.

Kategori:Humor Tag:

fakta penting

26 Maret 2009 2 komentar

40 Fakta Penting

    1. Cocacola dulu berwarna hijau

    2. Nama yang paling umum digunakan di
    dunia adalah Mohammed

    3. Dalam bahasa inggris, semua nama
    benua diawali dengan huruf vokal dan
    diakhiri dengan huruf vokal yang sama.

    4. Otot terkuat yang ada di badan kita
    adalah lidah.

    5. Setiap orang di USA rata-rata punya
    2 kartu kredit

    6. “TYPEWRITER” adalah kata terpanjang
    yang dapat diketik dalam satu baris
    tuts keyboard anda

    7. Perempuan berkedip dua kali lebih
    banyak dari pada laki-laki.

    8. Menahan nafas tidak akan membuatmu
    mati.

    9. Setiap manusia tidak dapat menjilat
    siku tangannya sendiri.

    10. Kalau ada orang mengucapkan doa
    setiap kali ada yang bersin karena
    memang setiap kali bersin, jantung
    berhenti satu milisecond.

    11. Secara fisik, setiap babi tidak
    bisa melihat ke langit.

    12. Ucapkan “sixth sick sheik’s sixth
    sheep’s sick” beberapa kali. Nanti anda
    akan mahir berbahasa inggris!

    13. Bersin terlalu keras dapat
    mematahkan tulang iga, memutuskan
    pembuluh darah di kepala atau leher dan
    mengakibatkan kematian.

    14. Setiap raja dalam kartu remi
    melambangkan raja-raja besar jaman
    dahulu kala:
    Raja sekop – Raja daud
    Raja kriting – Alexander Agung
    Raja hati – Raja Charlemagne
    Raja wajik – Julius Caesar

    15. 111,111,111 x 111,111,111 =
    12,345,678,987, 654,321

    16. Kalau ada patung orang naik kuda
    dan dua kaki depan kuda itu naik di
    udara, itu tandanya orang itu mati
    dalam perang.

    17. Kalau kaki kudanya cuma satu yang
    diangkat berarti orang itu cuma terluka
    dalam perang.

    18. Kalau semua kaki kudanya menjejak
    tanah, berarti orang itu meninggal
    karena sakit.

    19. Persamaan rompi anti peluru,
    printer laser, tangga darurat dan wiper
    mobil adalah : semua ditemukan oleh
    wanita.

    20. Satu-satunya makanan yang tidak
    bisa busuk adalah madu

    21. Buaya nggak bisa melet lidah.

    22. Siput bisa tidur selama 3 tahun

    23. Semua beruang kutub KIDAL!

    24. American Airlines menghemat $40,000
    tahun 1987 dengan cara mengurangi 1
    buah olive dari setiap piring salad
    yang mereka sajikan untuk penumpang
    kelas 1.

    25. Indera perasa kupu-kupu ada di kaki

    26. Gajah adalah satu-satunya hewan
    darat yang tidak bisa lompat

    27. Selama 4000 tahun belakangan ini,
    jenis hewan yang dipelihara di rumah
    cuma itu-itu saja.

    28. Rata-rata manusia lebih takut pada
    laba-laba daripada kematian.

    29. Shakespeare menemukan
    kata : “Assassination” dan “bump”

    30. Dengan menggunakan cara mengetik 10
    jari, STEWARDESSES adalah kata
    terpanjang yang bisa diketik hanya
    dengan jari-jari tangan kiri.

    31. Semut selalu jatuh ke kanan setiap
    kali disemprot cairan anti hama

    32. Kursi listrik ditemukan oleh
    seorang dokter gigi

    33. Jantung manusia dapat menyemprotkan
    darah sejauh 30 kaki.

    34. Dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa
    punya lebih dari sejuta anak tikus!

    35. Memakai headphone selama satu jam
    dapat menstimulasi perkembangan bakteri
    dalam telinga sebanyak 700 kali lipat!

    36. Pemantik ditemukan sebelum korek
    api.

    37. Setiap lipstik mengandung sisik
    ikan.

    38. Seperti sidik jari, lidah manusia
    pun mempunyai kontur yang berbeda-beda.

    39. 99% orang yang membaca tulisan ini
    mencoba mengalikan fakta no. 15

    40. Dan akhirnya, 99% orang yang baca
    tulisan ini mencoba menjilat siku
    tangannya.

Kategori:Humor Tag: