Beranda > Artikel > tekhnologi buoy

tekhnologi buoy

Buoy Menjadi Salah Satu Alat Pemanen Energi Gelombang Laut

PENELITI Universitas Oregon memublikasikan temuan teknologi terbarunya yang diberi nama ”Permanent Magnet Linear Buoy”. Diberi nama buoy karena memang pada prinsip dasarnya, teknologi terbaru tersebut dipasang untuk memanfaatkan gelombang laut di permukaan. Berbeda dengan buoy yang digunakan untuk mendeteksi gelombang laut yang menyimpan potensi tsunami.

Peneliti Oregon menjelaskan prinsip dasar buoy penghasil listrik tersebut yaitu dengan mengapungkannya di permukaan. Gelombang laut yang terus mengalun dan berirama bolak-balik dalam buoy ini akan diubah menjadi gerakan harmonis listrik.

Sekilas bila dilihat dari bentuknya, buoy ini mirip dengan dinamo sepeda. Bentuknya silindris dengan perangkat penghasil listrik pada bagian dalamnya. Buoy diapungkan di permukaan laut dengan posisi sebagian tenggelam dan sebagian lagi mengapung.

Kunciya, terdapat pada perangkat elektrik yang berupa koil (kumparan yang mengelilingi batang magnet di dalam buoy). Saat ombak mencapai pelampung, maka pelampung akan bergerak naik dan turun secara relatif terhadap batang magnet sehingga bisa menimbukan beda potensial dan listrik dibangkit­kan. Tentu saja agar dapat ber­gerak koil tersebut ditempelkan pada pelampung yang dikaitkan ke dasar laut.

Jouanne menuturkan dalam percobaan sistem ini diletakkan kurang lebih satu atau dua mil laut dari pantai. Kondisi ombak yang cukup kuat dan mengayun dengan gelombang yang lebih besar akan menghasilkan listrik dengan tegangan yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian Universitas Oregon, setiap pelampung mampu menghasilkan daya sebesar 250 kilowatt.

Ada beberapa pilihan untuk menghasilkan daya tersebut. Penjelasan di atas menggunakan teknik koil yang bergerak naik turun, tetapi bisa juga dengan teknik batang magnet yang bergerak naik turun. Pilihan kedua dengan menggunakan pelampung, penempatan koil dan batang magnet bisa juga ditempatkan di dasar atau di permukaan laut.

Jouanne menuturkan, teknologi yang ditawarkannya tersebut memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan teknologi laut. Ketersediaan teknologi ini mencapai 90 persen dan kerapatan energi yang dihasilkannya lebih tinggi. Mesin sendiri juga dapat dirakit dan digunakan dalam skala kecil maupun besar tergantung pada energi yang dibutuhkan. Potensi penggunaan energi pun bisa diterapkan di banyak negara terutama yang memiliki kawasan pantai.

Dibandingkan dengan energi angin atau matahari, energi gelombang laut kerapatannya jauh lebih tinggi. Peneliti yang sama dari OSU, Alan Wallace menyebutkan penyediaan energi gelombang ini dengan hanya 200 buoy yang diapungkan, satu buah pelabuhan atau kota besar seperti Portland sudah dapat memanfaatkan energinya de­ngan sangat melimpah tanpa ha­rus menarik bayaran.

Peneliti percaya jika hasil penelitian tersebut benar-benar dioptimalkan di sepanjang pan­tai, seluruh energi listrik di dunia sudah bisa terpenuhi. Jumlah ini ditaksir hanya mengambil 0,2 persen energi pantai. Keyakinan ini semakin lebih diperkuat dengan efisiensi penghasilan energi yang tinggi dan besar, energi gelombang laut ini bisa menjadi energi utama pengganti energi sekarang.

Di samping nilai ekonomis yang cukup menjanjikan ada hal-hal lain yang dapat memberikan keuntungan di bidang lingkungan hidup. Energi ini lebih ramah Iingkungan, tidak menimbulkan polusi suara, emisi C02, maupun polusi visual dan sekaligus mampu memberikan ruang kepada kehidupan laut untuk membentuk koloni terumbu karang di sepanjang jangkar yang ditanam di dasar laut. Pada kasus-kasus seperti ini biasanya lebih menguntungkan karena ikan dan binatang laut selalu lebih banyak berkumpul.

Penempatan buoy dengan ukuran yang tidak terlalu besar juga tidak mengganggu pelayaran. Rata-rata dengan besar buoy kurang dari dua meter, kapal besar atau kecil bisa melihat obyek tersebut dan dapat menghindarinya.

Masalah Listrik Gelombang Laut Masih Ada

PENELITI dari jurusan kelistrikan dan lampu Universitas Uppsala, Swedia, melakukan sebuah simulasi dengan hasil yang menggembirakan. Listrik permanan dengan menggunakan ayunan tenaga ombak yang diciptakannya berhasil mencapai 100 kW. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengonstruksikan sampai seberapa optimal harga yang dikeluarkan untuk memproduksi listrik, biaya perawatan dan dampaknya terhadap lingkungan.

Penelitian yang dilakukan oleh empat orang peneliti Swedia, Ivanova, 0 Agren, H. Bernhoff dan M Leijon menemukan bahwa aliran yang lambat memengaruhi konversi gelombang laut menjadi energi. Dalam hal ini untuk meningkatkan perolehan listrik yang diinginkan maka desain tempat kumparan harus diperbesar. Dengan semakin meningkatkan gerakan dalam mesin gearbox (tempat kumparan) nilal fluk (medan magnet) dapat lebih besar sehingga konversi energinya bisa lebih besar.

Penelitian masih harus dilanjutkan. Dari sisi kajian bentuk, tim Swedia masih belum memprediksi apakah bentuk geometri gearbox yang oktagonal lebih baik dari yang berbentuk segi empat atau segi enam. Piston dalam mesin ini sangat menarik karena bisa mempengaruhi penghasilan listrik dan efisiensi yang diperlukan alat dalam produksi listrik.

Dalam teori, banyak yang mengetahui energi gelombang di laut dapat digunakan sebagal pemicu perubahan fluk di gearbox. Dari perubahan fluk tersebut gelombang diubah menjadi energi listrik dan kemudian dlimanfaatkan masyarakat.

Hal yang menjadi masalah adalah terdapat nilal kritis ketika udara berada dalam pemampatan buoy. Bernhoff menyebutkan jika pada kondisi gerakan piston karena goyangan gelombang secara terus menerus memompa, akan terjadi pengurangan tenaga. Namun jika udara dikurangi maka akan terjadi efek torsi (gesekan) yang meningkat.

Kedua, dalam pengamatan yang dilakukan oleh tim, permasalahan keluaran listrik AC dari generator model buoy tersebut tidaklah sehalus dan sebaik listrik yang dihasilkan generator pada umumnya. Menurut peneliti bahwa sangat kecil kemungkinan untuk menghasilkan gelombang listrik yang konstan dari gelombang air laut, namun dengan cara penggabungan keluaran generator lain hal tersebut bisa saja dikurangi.

Kategori:Artikel Tag:
  1. 18 April 2014 pukul 2:29 AM

    What’s up to all, the contents present at this site are truly awesome for people knowledge, well, keep
    up the good work fellows.

  2. 5 Mei 2014 pukul 2:43 AM

    Good info. Lucky me I came across your site by accident (stumbleupon).
    I’ve saved as a favorite for later!

  3. 16 Mei 2014 pukul 7:01 PM

    My family all the time say that I am killing my time here
    at web, however I know I am getting knowledge everyday by reading such good articles.

  4. 19 Mei 2014 pukul 10:06 PM

    For latest information you have to visit web
    and on the web I found this site as a best web page for hottest updates.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: